VGA merupakam idaman bagi para pecinta Pc karena fungsinya yang dapat mengolah grafis dengan baik, dan bagi penggemar games pc sangat membutuhkanya.
VGA itu terbagi untuk 2 kebutuhan:
- 3D Authoring (VGA jenis ini: nVidia Quadro, ATi FirePro/FireGL, Matrox)
- Gaming (VGA jenis ini: nVidia GeForce, ATi Radeon)
VGA 3D Authoring (biasany sering disebut VGA Profesional) berbeda dengan VGA utk main game. VGA untuk 3D Authoring pada dasarnya punya basis sama dengan VGA gaming.
Bedanya, analogikan begini: Umpamakan sebuah VGA punya dua jalur, yg satu jalur gaming dan yg satu jalur 3D Authoring. Pada VGA gaming, jalur 3D Authoring dimatikan secara hardware dan software (driver), sehingga kemampuan yg tersisa tinggal kemampuan gaming. Sedangkan VGA Profesional, kedua jalur itu tetap hidup sehingga dia dapat menjalankan aplikasi 3D Authoring maupun memainkan game dengan nyaman.
Kelemahannya: Harganya mahal. Sebagai contoh, VGA Profesional nVidia Quadro FX1700 memiliki harga 6jutaan. Namun kemampuan gaming-ny hanya setara nVidia GeForce 9800GT atau bahkan 9600GT seharga 800ribuan.
Jauh? Memang. Pembukaan jalur 3D Authoring pd Quadro dan FireGL bikin harganya melambung. Tapi setimpal dengan kinerjanya dalam memproses aplikasi 3D Authoring smacam Maya atau 3Ds Max.
Jauh? Memang. Pembukaan jalur 3D Authoring pd Quadro dan FireGL bikin harganya melambung. Tapi setimpal dengan kinerjanya dalam memproses aplikasi 3D Authoring smacam Maya atau 3Ds Max.
Sedangkan VGA gaming, semahal apapun harganya (bahkan GeForce GTX295 ato Radeon HD5970 seharga >5jt skalipun) selama namanya masih VGA gaming (nVidia GeForce ato ATi Radeon) bakal keteteran menangani aplikasi 3D Authoring, bahkan melawan VGA nVidia FX570 seharga 2,3jt pun uda ngos-ngosan.
Maka dari itu, diharapkan untuk yg request tolong kasih tahu sejelas-jelasny kegunaan kmptr yg akan dibeli. Apakah untuk gaming saja, 3D Authoring ringan, ato 3D Authoring kelas berat??? Agar spek yg dikasih tepat sasaran.


0 komentar:
Poskan Komentar